Dirjen Dukcapil: Hari H Pencoblosan Pilkada Serentak Disdukcapil Tetap Buka Layani Masyarakat

Jakarta  – Dirjen Dukcapil Prof. Zudan Arif Fakrulloh mengintruksikan para punggawa Dukcapil tetap melayani masyarakat termasuk saat hari H pencoblosan Pilkada Serentak, yakni Rabu 9 Desember 2020 mendatang.

Ia menegaskan Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri siap menyukseskan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. Namun secara teknis, semua Dinas Dukcapil daerah bisa melayani masyarakat yang datang untuk merekam data KTP-el.

“Di daerah yang menggelar pilkada, Disdukcapil setempat tetap buka kantor melayani masyarakat yang mungkin kehilangan KTP untuk dicetak kembali untuk bisa mencoblos,” kata dia melalui laman resmi dukcapil kemendagri.go.id.

Waktu Pileg dan Pilpres yang lalu, lanjutnya, Dukcapil juga buka kantor melayani masyarakat. “Petugas bekerja dengan shift. Petugas yang belum menyoblos, diminta antre menyoblos dulu di kantor. Yang sudah nyoblos kembali bekerja melayani masyarakat. Itu kita lakukan tradisi ini sejak 2015,” kata Zudan.

Zudan mengakui ada sedikit kendala di masa pandemi Covid-19 ini. Penduduk yang datang hendak merekam data jauh berkurang. Padahal perekaman data KTP-el menuntut kehadiran fisik warga di hadapan petugas.

Meski petugas sudah mengikuti prosedur standar pencegahan Covid, melengkapi diri dengan masker dan face shield serta sarung tangan, banyak warga yang membatasi diri bila tidak sangat urgent.

“Dibanding tahun lalu jumlah warga yang merekam data KTP-el hanya separuhnya. Berbeda jauh dengan tahun lalu, saat mau pileg dan pilpres, tingkat perekaman saat itu naik tinggi sekali,” kata Dirjen.

“Makanya kami bekerja keras memberikan edukasi kepada masyarakat untuk mencoblos saat pilkada harus memiliki KTP-el. Kami juga menerapkan protokol Covid-19, warga yang datang tak usah khawatir petugasnya menggunakan sarung tangan, masker, face shield, sering cuci tangan atau memakai hand sanitizer,” katanya.

Dirinya mengakui cukup menemui kesulitan merekam data penduduk di daerah tertentu, utamanya di daerah Papua dan Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, NTT, dan Sulawesi Barat. 

Di wilayah Indonesia bagian barat seperti wilayah Sumatera yang cakupannya lebih rendah dibanding rerata nasional adalah di wilayah Sumatera Utara dan Aceh.

“Kami mohon dukungan dari semua masyarakat yang ingin mencoblos ayo datang ke Dinas Dukcapil atau beritahu kami agar kami jemput bola mendatangi penduduk,” kata Dirjen Zudan.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *